- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Medical Health Online
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Rp 50.000
Add to cart
Spesifikasi Barang :
| Buku | Sejarah |
| Ukuran Berat | 1 kg |
| Stock | Ready |
| Jenis | Baru / |
| Warna | - |
| Harga | Net |
Carok, Konflik Kekerasan & Harga Diri Orang Madura
No. ISBN 979949267
Penulis Dr.A.Latief Wiyata
Penerbit Lkis
Jumlah Halaman 266
Berat Buku 500 gr
Harga Rp. 50.000
Penelitian tentang kekerasan, banyak dilakukan dalam disiplin ilmu sosial dan psikologi. Salah seorang yang meneliti kekerasan adalah Dr.A.Latief Wiyata, dengan bukunya Carok, Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura (2002).Buku ini ditulis berdasarkan disertasinya. Dijelaskan bahwa carok diteliti sebagai masalah, dalam konteks sosial-kultural, sosial-ekonomis dan historis. Karenanya, penulis memfokuskan salah satunya pada pola permukiman yang tersebar.Berdasarkan hal tersebut, terlihat adanya indikasi pengaruh ritual carok terhadap permukiman tradisional Madura, yang merupakan bentukan arsitektur tradisional Madura. Melalui kajian terhadap buku ini, ingin dipahami bagaimana pengaruhritual carok dalam permukiman tradisional Madura, secara arsitektural. Dan kemudian melalui analisis wacana, secara khusus, dapat disimpulkan bahwa ritual carok mempengaruhi kwalitas intensitas ikatan elemen-elemen permukimantradisional Madura. Secara umum, disimpulkan bahwa permukiman tradisional sebagai suatu bentuk arsitektur tradisional berperan untuk melestarikan suatu ritual tradisi kekerasan.
No. ISBN 979949267
Penulis Dr.A.Latief Wiyata
Penerbit Lkis
Jumlah Halaman 266
Berat Buku 500 gr
Harga Rp. 50.000
Penelitian tentang kekerasan, banyak dilakukan dalam disiplin ilmu sosial dan psikologi. Salah seorang yang meneliti kekerasan adalah Dr.A.Latief Wiyata, dengan bukunya Carok, Konflik Kekerasan dan Harga Diri Orang Madura (2002).Buku ini ditulis berdasarkan disertasinya. Dijelaskan bahwa carok diteliti sebagai masalah, dalam konteks sosial-kultural, sosial-ekonomis dan historis. Karenanya, penulis memfokuskan salah satunya pada pola permukiman yang tersebar.Berdasarkan hal tersebut, terlihat adanya indikasi pengaruh ritual carok terhadap permukiman tradisional Madura, yang merupakan bentukan arsitektur tradisional Madura. Melalui kajian terhadap buku ini, ingin dipahami bagaimana pengaruhritual carok dalam permukiman tradisional Madura, secara arsitektural. Dan kemudian melalui analisis wacana, secara khusus, dapat disimpulkan bahwa ritual carok mempengaruhi kwalitas intensitas ikatan elemen-elemen permukimantradisional Madura. Secara umum, disimpulkan bahwa permukiman tradisional sebagai suatu bentuk arsitektur tradisional berperan untuk melestarikan suatu ritual tradisi kekerasan.


